Home > Dari Teman > Komentar tentang Ning, dari Lies Sudanti.

Komentar tentang Ning, dari Lies Sudanti.

Tulisan ini sebagai tanggapan dan perhatian bu Lies kepada Ning atas kenekadannya ber cas cis cus bahasa Inggris. Silahkan di simak.

Membaca tulisan Bu Ning membuat saya tersenyum sendiri, seandainya semua wanita Indonesia punya keberanian seperti bu Ning ini saya yakin tidak akan ada kasus KDRT dalam setiap rumah tangga….. bayangkan ibu kita yang satu ini sangat percaya diri, punya dignity yang membuat siapapun sungkan pada beliau bahkan dari sinar mata sigaring nyowo Pak Harmanto terlihat sinar bangga berpasangan dengan beliau membuat pasangan ini bak Romeo dan Yuliet atau Roro Mendut dan Ponocitro dimana cinta dan kasih sayang serta saling menghormati terpancar di mata mereka berdua. Dalam pertemuan saya dengan Mba Ning yang baru dua kali saya langsung melihat leadership yang kuat dari ibu yang satu ini dan sesuai dengan salah satu tulisan saya seorang wanita yang mampu menjadi tiang rumah tangga pastinya akan mampu membuat rumah tangganya kokoh dan kuat walau diterjang badai sekalipun. Nah Ibu Ning adalah salah satu wanita itu kuat setegar batu karang namun mampu melindungi bak pohon beringin yang rindang. Secara fisik Ibu Ning tidak secantik artis sinetron namun inner beauty nya begitu kuat membuat siapapun langsung terpikat padanya. Sinar matanya yang selalu sinkron dengan senyuman di bibirnya membuat siapapun yang berada di dekatnya langsung betah berlama lama mendengarkan celoteh beliau yang selalu seru dan menarik. Hampir di setiap aktifitas Ibu Ning selalu menjadi pusat perhatian, dikerumuni begitu banyak orang sampai sampai bingung yang punya acara siapa sich he he he……..;) Tapi saya bangga kok pada beliau, dan beliau menyadarkan saya bahwa hidup harus dijalani dengan santai dan penuh canda walaupun dalam keadaan seberat apapun.
Keberanian beliau menggunakan warna ungu juga patut diacungi jempol karena warna ungu adalah warna misterius… .. menyimpan misteri ….. rada menjurus ke dunia ………… … dan sesungguhnya rada serem dan angker, namun di tubuh Bu Ning warna itu tidak lagi berkonotasi negatif, warna ungu sangat cantik untuk beliau, membuat beliau justru tampil eksotik namun penuh wibawa dan penuh percaya diri yang membuat orang sungkan dan hormat padanya.
Beliau menyadari bahwa beliau punya kekurangan khususnya dalam berkomunikasi berbahasa Inggris tapi itu tidak menjadikan beliau kecil hati, kenekadan beliau berbahasa gado gado justru menarik perhatian para pengunjungnya. … pokoknya ibu Ning…. engga ada matinya.
Maju terus ya bu semoga kesuksesan selalu menyertai ibu dan Mahkota Dewanya.

Salam epos

 

 

Categories: Dari Teman
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: