Home > Chickensoup > Mengapa saya dipanggil Mas? Hik hik hik saya ini perempuan

Mengapa saya dipanggil Mas? Hik hik hik saya ini perempuan

Dear All,

Mengapa saya dipanggil MAS? Ya berulangkali lewat email, sms atau bahkan kalau saya menjawab telpon dengan suara  yang berat selalu saja saya dianggap lelaki. Hik hiks hiks saya ini perempuan dan benar-benar perempuan. Buktinya saya punya suami, lalu bisa hamil punya anak sampai tiga  dan sekarang malah sudah punya cucu  yang cantik dan menggemaskan.

Jadi saya tegaskan sekali lagi bahwa saya ini perempuan asli. Panggillah saya Oma, Mama, Bunda, Ibu, Mami, Ummi, atau sebutan lainnya  untuk wanita.  Kalau bu  Lies  tak mau  dipanggil  Oma takut cepet  tua  kalau saya dipanggil  Oma  senang-senang saja memang  itu kenyataannya. Bagi saya sebutan Oma itu singkatan  dari ORANGNYA MANDIRI ATUH…..he he he.
Biar sudah Oma penampilan dan sepak terjangnya tetap seperti nona nona….wuih narsis ya….tak apelah kata makcik biar awet muda…
 
Semakin tambah umur, memang saya  semakin  ingin tampil  macho. Artinya  memang  saya kurang suka mengenakan baju ungu yang nampak feminin dan berkesan sangat perempuan. Sering anak2 dan suami saya bingung : “Mama ini memang aneh sih”. Perempuan tapi tidak mau nampak perempuan, seperti ibu-ibu yang lain. Memang benar sih kesannya saya agak aneh ya. Cucu saya sudah hapal betul kalau Omanya sudah berpenampilan rapi pakai topi baret pasti maunya ikut, karena tahu kalau Omanya mau pergi. Pernah suatu kali saya harus ke kondangan keluarga lalu pakai kain dan kebaya lalu ya bersanggul and tak pakai topi lagi…..,cucu saya malah nggak mau ikut karena saya seperti orang asing jadinya.

Oh ya mas Yudhi yang di Makassar saya memaklumi bila belum tahu bener siapa saya lalu menyebut MAS didepan nama Aning Harmanto (Dulu Ning saja sekarang ditambah A di depannya  jadi  Aning hehehe  kata orang tua biar makin baik kehidupan dan rejekinya). Hari ini saya bangun jam 03.40  lebih lambat dari biasanya,maklum suami sedang diluar kota dan saya sendirian saja di kamar lalu melenggang lenggokkan jari jemari diatas toets laptop.

Jadwal saya hari ini akan bertemu tamu dari Bangkok yang akan memasarkan produk saya disana…mohon doa semoga semuanya lancar dan sukses ya.Saya sungguh bersyukur memasuki tahun 2008 ini kok banyak sekali tamu-tamu dari luar negeri. Ya masyarakat luar negeri mulai tertarik dengan produk herbal yang saya buat. Saya terus mendapat  kepercayaan yang luar biasa dari orang2 Indonesia yang tinggal di luar negeri maupun orang asing dari berbagai negara.. Swalayan kelas atas juga banyak permintaan produk herbal  asli Indonesia.

Oh ya, saya sangat berterima kasih kepada ibu Lies Sudanti yang melalui tulisannya memberikan dukungan dan motivasi kepada kita semua untuk terus berupaya mengembangkan diri. Saya sekaligus minta ijin  ya  bu  tulisan  bu  Lies  yang berbahasa Inggris  saya munculkan  di  web  pribadi  saya  yang  targetnya  semua tulisan dalam bahasa  Inggris.  Terimakasih juga  untuk anda yang berkenan mengoreksi bahasa Inggris saya. Syukurlah bila tulisan2 saya menimbulkan inspirasi dan kesadaran percaya  diri.

Salam dan doa sehat sukses bahagia.

Aning Harmanto
www.aningharmanto.com
yudhi gunawan <yudhi_k_gunawan@yahoo.com> wrote:

Terima kasih atas tawarannya, saya telah mengirimkan foto si nenek Daeng Senga, selain itu foto nya bisa dilihat di postingan pertama saya.
Kanker ini sudah berada pada stadium lanjut……
Medical record nenek itu mungkin hari senin atau selasa saya posting..
Terima kasih atas bantuan Mas Ning Harmanto
Best Regards
Categories: Chickensoup
  1. madurejo
    January 29, 2008 at 1:38 am

    Bu Aning,

    Mohon ijin me-link blog Panjenengan di blog saya (http://madurejo.wordpress.co).

    Meski tidak sempat hadir di Milad 2 TDA, tapi menyimak korespondensi di milis, kelihatannya heboh dan sukses dalam menebar visi dan semangat kewirausahaan. Saya tunggu “oleh-olehnya”.

    Salam luar biasa.
    Yusuf

  2. February 1, 2008 at 11:57 am

    wah mungkin krn ada hermanto nya itu yah Bu. kayaknya Ibu perlu pajang fotonya disini dech. bagi yg gak pernah baca liputan Ibu di media itu membantu banget he..he..

    sukses Bu Ning

  3. December 18, 2009 at 4:13 pm

    salam kenal dan sukses ama oma /makcik begitu kate urang malayie bilang.hq.hq.hq.teruslh berjuang keras ya oma karna dgn bgt produk asli negri kita bs di pake ama orang dari negri jauh.jgn tki aja yg kedengarannya mslh trs ya.jgn lupa cantumkn MADE IN ASLI INDONESIA loooh !.ahirul kalam moga ibu,oma,makcik sehat ya.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: