Posted by: ningharmanto on: July 3, 2009
Sujud syukur kepada Tuhan ternyata penyakit kista ovarium 4,5 cm bisa hilang tanpa operasi. Oh ya saya ingin sedikit sharing pengalaman anak kandung saya Rani yang pernah menderita kista ovarium 4,5 cm, dua tahun yang lalu. Kini kistanya berhasil hilang lenyap dengan herbal saja tanpa operasi dan sudah dicek secara medis melalui USG. Sebagai herbalist saya ingin memberi masukan kepada anda kaum perempuan utamanya, semoga bermanfaat. Ada beberapa herbal Indonesia yang memang bisa menghilangkan kista tanpa operasi a.l: Temu putih, temu mangga, umbi dewa, mahkotadewa, sambiloto, benalu teh, teh hijau,rumput mutiara, mengkudu, tempuyung dlsb. Meski secara umum herbal itu tidak mempunyai efek samping yang membahayakan namun bila cara mengolahnya salah bisa jadi masalah. Bila ingin mengkonsumsi herbal sebaiknya juga dipertimbangkan dengan kondisi fisik masing2 orang. Sebagian besar herbal yang berfungsi mematikan sel kanker, tumor, atau kista bisa menurunkan tekanan darah dan mengganggu lambung. Maka perlu menggabungkan herbal yang berfungsi menetralisir tekanan darah agar tidak drop maupun menambahkan herbal temu2an untuk atasi gangguan lambung. Yang penting juga tetaplah berkonsultasi pada dokter.
Selain itu yang perlu diperhatikan bagi anda yang pernah menjalani operasi kista/tumor/kanker agar tidak kambuh atau muncul lagi adalah pantangan makanan yang berlemak, makanan yang dibakar, minuman beralkohol dll. (lebih detailnya bisa dilihat di website saya: www.ningharmanto.com). Selanjutnya bagi yang ingin segera punya anak tetapi ada gangguan kista hindari juga sayuran taoge, sawi putih, kangkung dan cabe. Untuk mempercepat kesembuhan selain menggunakan herbal bisa melakukan diet Food Combining (makan buah dan sayur saja) atau setidaknya mengkonsumsi 1 kg buah dalam sehari terus menerus. Buah yang bisa membantu pengobatan kista dll bisa dipilih pepaya, tomat, apel ditambah apel. Menurut pengalaman beberapa pasien di klinik herbal Ning Harmanto, untuk mempercepat kesembuhan bisa menambahkan therapi garam herbal untuk perendaman kaki. Ada kasus kista 10 cm bisa sembuh dalam waktu satu bulan setelah konsumsi paket kista dan menambahkan garam therapi pagi dan sore.
Demikian masukan saya semoga ada manfaatnya.Salam sehat sukses bahagia mulia.
Ning Harmanto
www.ningharmanto.com
Ada penyakit pasti ada obatnya, ada yang sulit pasti ada solusinya.
Posted by: ningharmanto on: June 2, 2009
Bengkuang atau bengkoang (Pachyrhizus erosus) dikenal dari umbi (cormus) putihnya yang bisa dimakan sebagai komponen rujak dan asinan atau dijadikan masker untuk menyegarkan wajah dan memutihkan kulit. Tumbuhan yang berasal dari Amerika tropis ini termasuk dalam suku polong-polongan atau Fabaceae. Di tempat asalnya, tumbuhan ini dikenal sebagai xicama atau jícama. Orang Jawa menyebutnya sebagai besusu.
Bengkuang merupakan liana tahunan yang dapat mencapai panjang 4-5m, sedangkan akarnya dapat mencapai 2m. Tumbuhan ini membentuk umbi akar (cormus) berbentuk bulat atau membulat seperti gasing dengan berat dapat mencapai 5kg. Kulit umbinya tipis berwarna kuning pucat dan bagian dalamnya berwarna putih dengan cairan segar agak manis. Umbinya mengandung gula dan pati serta fosfor dan kalsium. Umbi ini juga memiliki efek pendingin karena mengandung kadar air 86-90%. Rasa manis berasal dari suatu oligosakarida yang disebut inulin.
Inulin
Inulin telah digunakan di beberapa negara sebagai pengganti gula dan penurun kalori makanan seperti es krim, produk susu, dan roti. Komponen ini tidak dapat dicerna enzim dalam usus manusia sehingga melewati mulut hingga usus tanpa dimetabolisme. Di dalam usus besar, barulah inulin mengalami fermentasi oleh mikroflora usus menjadi asam lemak rantai pendek dan laktat, dengan hasil samping proses fermentasi berupa biomassa bakteri dan gas. Karena sifat yang tidak tercerna ini maka inulin cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes.
Sifat penting lain dari inulin adalah sebagai serat makanan. Sifat ini berpengaruh pada fungsi usus dan perbaikan parameter lemak dalam darah. Inulin mempengaruhi fungsi usus dengan meningkatkan massa feses dan meningkatkan frekuensi defekasi terutama pada penderita konstipasi. Perbaikan parameter lemak dalam darah yang pernah dilaporkan antara lain penurunan kadar trigliserida serum dan kolesterol darah pada penderita hiperkolesterolemik.
Inulin dan oligosakarida disebut sebagai prebiotik karena secara selektif merangsang pertumbuhan dan/atau aktivitas beragam jenis bakteri usus yang dapat meningkatkan kesehatan. Karena sifat ini maka inulin dan oligosakarida dapat dikombinasikan dengan sediaan probiotik (bakteri hidup yang ditambahkan pada makanan inang untuk meningkatkan kesehatan).
Beberapa penelitian telah mengindikasikan efek positif inulin dan oligosakarida pada absorpsi kalsium pada tikus dan manusia serta pencegah kanker pada hewan. Lebih dari 10 penelitian menunjukkan bahwa inulin meningkatkan absorpsi dan deposisi kalsium pada tulang tikus dan manusia. Hasil penemuan ini memberikan indikasi yang menjanjikan bahwa inulin dan oligosakarida dapat membantu mencegah osteoporosis.
Dengan demikian, dilihat dari kandungan bengkoang yang di antaranya terdapat kalsium, fosfor, dan inulin maka dapat diduga bahwa bengkoang sangat baik dikonsumsi untuk menjaga konsistensi tulang dan gigi. (Kompas)
Posted by: ningharmanto on: May 19, 2009
1.Tanggal : 30 Mei 2009
Hari : Sabtu
Jam : 13.00-15.00
Tempat : Mal Ambasador Lt.LG Hall A No: 133
No Telp : 0813-806-806-48
2. Tanggal : 31 Mei 2009
Hari : Minggu
Jam : 13.00-15.00
Tempat : ITC Cempaka Mas Lt.LG No. 88
No Telp : 021-42903402 /Hp. 0813-844-944-81
Posted by: ningharmanto on: May 9, 2009
Saat seorang dosen UI mampir ke stand saya di pameran ulang tahun HKI ke 9 tanggal 4 Mei 2009 yang lalu di Universitas Indonesia bertanya:
“Maaf bu Ning sebenarnya herbal itu ada efek sampingnya apa enggak sih?”
“Efek samping herbal No, efek ke depan yes”, jawab saya berteka teki.
“Maksudnya?, tanyanya agak bingung.
“Iya pak, yang bener itu minum herbal nggak ada efek sampingnya, yang ada efek kedepan terus seminggu tujuh hari”. Lalu secara spontan temennya pak dosen mencontohkan gerakan jalan maju ke depan dengan perut dimajukan. Yang melihat adegan itu tentu saja tertawa terbahak-bahak. Bisa dipahami kalau masyarakat banyak yang ragu mengkonsumsi obat herbal karena beberapa berita miring tentang jamu/herbal yang sering dicampur dengan bahan kimia membahayakan kesehatan, dicekal Badan POM. Berita miring tersebut diberitakan berulang-ulang di berbagai mass media. Sebenarnya bila pengolahan obat herbal itu benar sesuai dengan standard prosedur CPOTB atau HACCP, lalu mengkonsumsinya sesuai anjuran tentunya aman.
Untuk memastikan dan mengukur perkembangan penyakit atau proses penyembuhan seseorang memang perlu diagnosis secara modern dan kerja sama dengan tenaga medis. Di klinik herbal Ning Harmanto 7 tahun terakhir hingga kini dilengkapi dengan pelayanan konsultasi medis oleh dr. Jamal dan dr.Yuni serta tim therapi buka syaraf untuk membantu mempercepat penyembuhan melalui data pasien. Dengan demikian akan memudahkan memberikan ramuan yang tepat kepada masing-masing pasien karena ada kepastian penyakitnya dan lebih terukur kesembuhannhya. Kita juga dengan mudah menganalisa data pasien yang hadir dari bulan ke bulan juga mengetahui berapa pasien yang kembali berobat dan yang tidak kembali kita cari tahu apa sebabnya. Data-data yang terkumpul juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ramuan yang kita buat karena perkembangan kesembuhannya terukur secara ilmiah.
Bagi para BATRA atau klinik herbal, mempunyai status pasien yang baik akan mempunyai manfaat sangat banyak antara lain: 1. Merupakan bukti/dokumentasi yang dapat dipercaya dan bisa dipertanggung jawabkan 2. Sebagai bahan penelitian dari keberhasilan dan kegagalan pengobatan yang dilakukan 3. Menjadi bukti ilmiah atau Semi ilmiah dari apa yang kita lakukan. 4. Mempermudah memberikan therapy lanjutan, 5. Meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan ramuan tradisional sebagai pengobatan yang utama bukan alternatif lagi. 6. Sebagai analisa sebab dan akibat terjadinya reaksi yang muncul Kelemahan pengobatan tradisional selama ini adalah justru sifat menyembunyikan apa yang ditemukan dan semua tindakan yang dilakukan malah dirahasiakan. Masih sangat sedikit dokumen pengobatan tradisional yang tertulis dan informasi ramuannya hanya berdasarkan perkiraan, misalnya segenggam, sejimpit dan sebagainya. Hal seperti ini justru merupakan salah satu kelemahan yang menyebabkan pengobatan tradisional ketinggalan dibandingkan pengobatan konvensional modern yang sudah terukur dan teruji secara nyata khasiatnya. Kebalikannya dengan Ilmu Kedokteran konvensional, tidak ada bahkan tidak boleh ada sesuatu yang dirahasiakan bagi kalangan kedokteran. Kecuali bagi yang tidak berhak mengetahui harus dijaga kerahasiannya. Status pasien atau catatan pasien secara lengkap lalu disimpulkan melalui penelitian Uji Klinis Pragmatis di klinik herbal Ning Harmanto akan bisa juga mengukur berapa lama pasien bisa sembuh dari sakitnya. Selain bisa juga untuk meningkatkan dan mempelajari khasiat ramuan yang diberikan dan juga mengetahui reaksi-reaksi yang muncul setelahnya. Mengkonsumsi ramuan tradisional sesungguhnya lebih aman karena meski kadang bereaksi negatif seperti misalnya badan panas dingin, lemas, mual dan sebagainya namun tidak membahayakan. Sebaliknya apabila therapy pengobatan modern salah obat atau kelebihan dosis akibatnya sering fatal. Masyarakat mulai kritis bila kini sering terjadi pasien salah obat. Seperti misalnya contoh kasus Sukma Ayu. Saat datang ke rumah sakit kondisinya bagus dan hanya mengalami luka di siku tangannya karena jatuh. Setelah dioperasi entah karena apa ternyata kondisinya justru memburuk dan bahkan kini koma berminggu –minggu dan selanjutnya entah bisa tertolong atau tidak, hanya Tuhan yang tahu. Salam sehat sukses mulia.
Ning Harmanto
Posted by: ningharmanto on: May 5, 2009
Salah persepsi
Siang itu ,kira-kira bulan Agustus 2008 ,kami kedatangan seorang ibu dengan seorang putrinya. Sehingga terjadilah dialog sebagai berikut:
Konsultan: selamat siang ibu ,ada yang bisa saya bantu?
Pasien : Selamat siang ,kedatangan saya kesini hendak konsultasikan sakit suami saya.
Konsultan: Baik ibu,kalau begitu kami data dahulu data bapak,karena baru kali ini datang.
Pasien: Begini bu suami saya dulu sudah pernah datang,dan selanjutnya biasa membeli herbal paket tumor di klinik Ambasador.
Konsultan: Kalau begitu sudah berapa lama suami ibu berobat?
Pasien: Sebetulnya sudah sejak tahun 2007 suami saya berobat
waktu itu datang ke sini dan diperiksa pula oleh Ibu Agatha, karena ada benjolan di “ANU”nya ,dan hanya coba-coba,ternyata cocok, Selanjutnya biasa hanya beli saja . Read the rest of this entry »
Recent Comments